Tuesday, 5 June 2012

,

Author:: TaraChun
Genre:: Romance
Cast:: Yan Ya Lun as Aaron
          Wang Zi as Prince
          Wu Ying Jie as Gui Gui
Insert Song:: Ru Guo Mei You Ni - Aaron Yan

Disclaimer:: Saya membuat cerita akan selalu berkaitan dengan Fahrenheit karna saya amat sangat mengagumi mereka. Buat yang baca harap komen kritik dan saran nya. Silahkan mengcopy tapi jangan mengakui itu karya kalian. Makasih.

"Kicauan burung yang sangat indah menemani pagi ku yang cerah ini. Hari dimana aku akan memulai semuanya dari awal, aku akan melupakan semua masa lalu yang suram itu." kata seorang gadis yang dikenal periang, itulah Gui Gui
Seperti biasanya, Gui Gui selalu tersenyum pada setiap orang yang ia jumpai. Tiba-tiba....
#bruukkk "Kau tidak apa-apa? Maaf, aku tidak sengaja" kata seorang pria
"Prince, tunggu..." teriak seorang pria
Pria yang menabrak Gui Gui pun langsung lari setelah mendengar teriakan itu. Prince, begitulah ia dipanggil oleh seorang pria lainnya.
"Prince? apa maksudnya dia adalah seorang pangeran?" Gui Gui
"Kau sudah tidak bisa lari lagi, cepatlah ikut aku!" kata pria yg mengejarnya tadi
"Percuma saja Aaron ge memaksaku pergi ke tempat itu, semuanya tidak akan berubah" Prince
"Kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi nanti, sebaiknya kau ikuti kata-kataku!!" Aaron
Gui Gui yang dari tadi memperhatikan kedua pria itu hanya bengong saja.
"Jadi mereka kakak beradik? Kenapa mereka aneh sekali?" Gui Gui melanjutkan langkahnya


Keesokan harinya
"Aku harus mengembalikan barang ini, mungkin penting untuknya" Gui Gui melihat barang ditangannya "tapi bagaimana aku bisa menemukan orang itu?" tanyanya dalam hati
Di tempat lain
"Dimana aku meletakkannya?" Prince kelihatan sangat khawatir
Aaron hanya memperhatikan tingkah adiknya yang terlihat aneh, ia hanya tersenyum.
"Apa yang kau cari?" Aaron
"Apa kau melihat kalung ku yang ia berikan dulu? Aku telah menghilangkannya. Bagaimana ini, kenapa aku bisa menghilangkannya?" Prince
"Aku bantu kau mencarinya. Kapan kau menghilangkannya?"
"Kemarin masih aku pakai tapi tadi pagi sudah tidak ada. Ahh... aku ingat, wanita itu." Prince

"Haa? Siapa?" Aaron bingung  melihat adiknya
"Wanita yang kemarin tabrakan denganku. Aku harus mencarinya." Prince
"Kau tidak boleh keluar rumah" Aaron
"Tapi...." Prince
"Biar aku saja yang mencari" Aaron
Aaron pun keluar rumah untuk mencari kalung milik adiknya itu. Ia mulai mencari ditempat kemarin ia mengejar adiknya itu. Tiba-tiba...
"Hei..." teriak seorang gadis
Aaron pun menoleh karna merasa ada seseorang yang memanggilnya
"Kau memanggilku?" Aaron
"Ehm, kau kakaknya pangeran kemarin kan?" kata gadis itu lagi
"Haaa? Pangeran? Kau..? Aaron
"Perkenalkan, nama ku Gui Gui... Iya pangeran yang kemarin tabrakan denganku." Gui Gui
"Oohhh, jadi kau gadis yang dimaksudkan oleh Prince?" Aaron
"Ehmm *mengangguk* Aku ingin mengembalikan ini, kemarin ia menjatuhkannya saat bertabrakan dengaku."Gui Gui
"Terima kasih, dia memang sedang mencari ini" Aaron tersenyum kemudian meninggalkan Gui Gui
Gui Gui hanya diam terpaku melihat pria itu pergi semakin menjauh.
"Kenapa? Senyum itu.. Ahhh, tidak mungkin, aku harus melupakannya" Gui Gui
Beberapa bulan kemudian
"Aku mau keluar sebentar" Prince
"Harus ada yang menemanimu!" Aaron
"Tidak perlu, aku  hanya pergi ke tempat itu saja" Prince
"Baiklah" Aaron
Satu jam kemudian Prince sampai di tempat tujuannya.
"Ternyata tempat ini memang tidak berubah, masih sama seperti dulu. Tempat yang sangat indah"
Disaat bersamaan

"Wahhh, kupu-kupu yang sangat indah, kemarilah..." Gui Gui mengejar kupu-kupu itu
#Bruukkk... Kali ini Gui Gui yg menabrak Prince
"Maaf, aku tidak sengaja" Gui Gui

"Kau? Makasih sudah mengembalikan kalungku" Prince
"Ahhh, iya Pangeran tidak perlu sungkan" Gui Gui
"Pangeran?" Prince
"Iyaa, kau pangeran kan? Aku mendengar kakakmu memanggil Prince." Gui Gui
"Hahahaha, itu hanya namaku saja yg prince, aku bukan pangeran" Prince
"Owh begitu.. hehehe *tertunduk malu* Kau sedang apa di tempat ini?" Gui Gui
"Aku hanya bernostalgia saja. Disini adalah tempat yang sering aku kunjungi bersama mantan tunaganku. Kau sedang apa disini?" Prince
"Aku mengejar kupu-kupu dan tidak disangka dia lari ke tempat ini." Gui Gui 
"Tentu saja dia lari kesini karna ini adalah rumahnya. Kau lihatlah itu" Prince
"Wahh, indah sekali. Jadi ini taman kupu-kupu yang dikatakan oleh orang-orang?" Gui Gui
"Yaahhh, Inilah tempatnya... Kau..?"Prince
"Aku Gui Gui *tersenyum*" Gui Gui
"Kau suka kupu-kupu?" Prince
"Tentu saja,, aku sangat menyukai mereka" Gui Gui
"Apa yang kau sukai dari kupu-kupu?" Prince
"Aku suka warna mereka yang indah dan mereka bisa terbang bebas kemanapun mereka mau, aku ingin sekali seperti mereka" Gui Gui
"Kau tidak boleh menjadi seperti mereka" kata Prince sedih dan meneteskan air mata
"Kau kenapa? Apa aku sudah salah padamu?" Gui Gui
"Kau tidak salah, akulah yang salah, aku sudah membiarkannya mengatakan hal itu. Aku sungguh menyesal" Prince
Gui Gui tidak tau harus berkata apa, ia hanya diam tidak mengerti apa yang dimaksud oleh pria disampingnya itu.
"Sudahlah, jangan dipikirkan, kau tidak akan mengerti." Prince
"Sudah sore, aku mau pulang dulu." Gui Gui
"Aku akan mengantarmu" Prince
Sesampainya di rumah, Gui Gui kaget mendengar seseorang berkata padanya
"Maukah kau jadi kekasihku?" Prince
"Haa? Kau tidak sedang sakit kan? Kita baru saja mengenal.." Gui Gui
"Aku memang sedang sakit, jadi bagaimana?" Prince
"Apanya yg bagaimana?" Gui Gui bingung
"Pertanyaanku tadi..." Prince
"Ahh, iyaa.." Gui Gui
"Terima kasih sudah menerimaku" Prince
"Aku kan tidak ada bicara apa-apa..."  Gui Gui menggaruk kepalanya yang tidak gatal
Selama beberapa bulan pacaran, Gui Gui masih tidak tau dengan keadaan Prince yang sebenarnya, sampai suatu saat...
"Ahhh, kepalaku?" Prince memegangi kepalanya
"Kau kenapa, wajahmu pucat sekali. Sebaiknya kuantar kau ke rumah sakit" Gui Gui
"Aku tidak apa-apa.. Kau tenang saja" Prince tersenyum dan kemudian pingsan di pangkuan Gui Gui
"Prince.... Apa yang terjadi sebenarnya?" Gui Gui
Karena panik, Gui Gui langsung membawa Prince ke rumah sakit dan ia menelpon Aaron
"Weii, Aaron ge... Prince pingsan, cepatlah datang ke rumah sakit sekarang, aku sungguh tidak tau harus bagaimana lagi" Gui Gui menelpon sambil menangis.
"Baik, kau tenanglah" Aaron
15 menit kemudian Aaron sudah tiba di rumah sakit, ia melihat Gui Gui yang terus menangis.
"Dokter, bagaimana keadaannya sekarang?" Aaron
"Sudah berapa kali aku bilang, dia tidak boleh terlalu lelah, sekarang sudah terlambat.. Dia harus segera di operasi." Dokter
"Tapi dokter, sebenarnya dia sakit apa?" Gui Gui
"Tak apa-apa, biar aku yang memberitahunya" Aaron
"Prince mengidap kanker otak stadium akhir" Aaron
(Insert Song:: Ru Guo Mei You Ni - Aaron Yan)
"Haaaaa?" Gui Gui langsung masuk ke ruangan Prince dirawat "Kenapa kau tidak pernah mengatakan tentang keadaanmu padaku?" Gui Gui
"Bukankah aku sudah pernah mengatakannya padamu?" Prince
Gui Gui berusaha untuk mengingat hal yang sangat penting ini.
Aku memang sedang sakit, jadi bagaimana?
"Jadi itu maksud perkataanya, dia memang sedang sakit.. Kenapa aku tidak menyadarinya?" Gui Gui dalam hati, tanpa sadar ia sudah menangis.
"Kau tenang saja, aku pasti akan sembuh untukmu. Aku akan segera menjalani operasi" Prince
"Kau yakin? Dokter sudah pernah mengatakan walaupun kau dioperasi, tapi hanya ada kesempatan 15% berhasil" Aaron
"Bagaimanapun hasilnya, aku mau mencoba.. Aku tidak ingin semua sia-sia" Prince
Prince terus memegangi tangan Gui Gui sampai ia masuk ruang operasi. Gui Gui hanya bisa menangis melihat kekasihnya memasuki ruang operasi..
"Semua akan baik-baik saja" Aaron
"Kenapa lama sekali? dia sudah 8 jam dalam ruang operasi.." Gui Gui
Akhirnya dokter pun keluar,,
"Apa dia baik-baik saja?" Gui Gui
"Dia menitipkan ini untukmu" Dokter memberikan sepucuk surat pada Aaron "Maaf, kami sudah berusaha semaksimal mungkin" Dokter pun pergi meninggalkan mereka
"Princeee.............. hiks...hiks...hiks..." Gui Gui menangis tiada henti sambil memeluk tubuh Prince yang sudah tidak bernyawa.
Sementara di luar, Aaron sedang membaca sepucuk surat yang ditulis oleh Prince

Ge,, maaf atas semua kesalahan ku padamu selama aku hidup di dunia ini. Terima kasih kau telah menjagaku, aku berharap jika ada kesempatan di masa datang aku bisa menjadi adikmu lagi, aku berjanji akan menjadi adik yang baik untukmu. Sebenarnya aku menulis surat ini saat aku baru memulai semuanya dengan Gui Gui. Saat itu aku menyadari bahwa umurku memang tidak lama lagi. Tolong kau jaga dia untukku, buat dia bahagia. Kau harus sering mengajaknya ke taman kupu-kupu karna dia sangat menyukai tempat itu. Tolong sampaikan maafku padanya, selama ini aku tidak bisa membuatnya bahagia. Kalian tidak boleh menangisi kepergianku. Aku sayang kalian.

Tanpa tersadar Aaron sudah mengeluarkan air mata, ia segera menghapus air matanya dan masuk ke ruangan itu. Aaron pun sama seperti Gui Gui, mereka memeluk tubuh Prince dengan erat.
Saat pemakaman Gui Gui tak henti-henti nya menangis, Aaron yang melihatnya pun juga sedih, tapi Aaron berusaha untuk tabah melepaskan kepergian adik tercintanya itu.
"Kau ikutlah denganku" Aaron menarik Gui Gui
"Kita mau kemana?" Gui Gui
"Aku ingin melaksanakan pesan dari Prince, selagi aku masih bisa melakukannya" Aaron
"Apa maksudmu? Dia berpesan apa?" Gui Gui
"Sudahlah, kau diam saja. Cepat naik!" Aaron
20 menit kemudian mereka sampai di tempat itu.
"Kenapa kau membawaku kesini?" Gui Gui
"Ini adalah pesan dari adikku, dan di tempat ini pula, kau harus mau menjadi kekasihku" Aaron
"Apaa? Prince baru saja pergi dan kau mengatakan ini padaku? Bagaimana mungkin kau bisa...?" Gui Gui
"Ini adalah pesan darinya, aku harus menjagamu. Hanya ini satu-satunya kesempatan agar aku bisa menjadi kakak yang baik untuknya. Aku tidak mau menunggu karna aku takut aku tidak bisa menunggu" Aaron
"Apa maksudmu?"Gui Gui
"Tidak ada, aku hanya menjalani pesan darinya saja, Apa itu salah?" Aaron tersenyum pada Gui Gui
"Jangan tersenyum seperti itu padaku, aku tidak ingin melihatnya, aku juga tidak mau melihatmu.. Hiks" Gui Gui kembali menangis
"Terserah apa yang mau kau katakan, aku hanya ingin menjalani pesan adikku saja, kau harus membantuku menjalaninya" Aaron
"Aku tidak mau menjalin hubungan dengan orang yang tidak menyukaiku" Gui Gui
"Baiklah, kalau itu maumu.. Aku akan mengatakannya... Gui Gui, aku menyukaimu" Aaron
"Tak semudah itu, semua butuh waktu" Gui Gui
"Tapi aku sudah tidak punya banyak waktu. Kau ingin aku melakukan apa untuk membuktikannya?" Aaron
"Aku ingin kau menghilang dari hidupku, itu akan membuatku lebih baik dan kau pun sudah menjalani pesan adikmu" Gui Gui
"Baiklah kalau memang itu maumu. Aku tidak akan pernah muncul lagi di hadapanmu." Aaron pun pergi meninggalkan Gui Gui di taman itu.
"Kenapa semuanya harus terjadi padaku? Prince, apakah aku benar-benar harus bersama dengan kakakmu?" Gui Gui menangis terus di taman kupu-kupu itu
Keesokan harinya...........
"Wei, Aaron ge, aku sudah memutuskan. Aku mau membantumu memenuhi semua pesan dari Prince. Aku mau jadi kekasihmu" kata Gui Gui lewat telpon
"Bagus sekali.. Aku menunggumu di taman kupu-kupu. Kau datanglah jam 4 sore! Dandan secantik mungkin, aku akan mengirimkan gaun untuk kau pakai sore ini" Aaron
"Baiklah" Gui Gui menutup telponnya
Tepat jam 4 sore, terlihat seorang pangeran yang sedang menunggu kedatangan seorang putri.
"Kau sudah lama menunggu?" Gui Gui datang mengenakan gaun berwarna putih yang sangat indah
"Tidak, aku baru menunggu 5 menit." Aaron pun mengenakan jas berwarna putih.
Benar-benar bagai seorang pangeran dan putri dari negeri dongeng.
"Kau sangat cantik" Aaron
"Terima kasih" Gui Gui
"Duduklah, semua sudah kusiapkan. Aku ingin kau mengatakannya sekali lagi di tempat ini" Aaron
"Katakan apa?" Gui Gui
"Apakah kau benar mau menjalaninya denganku?" Aaron
"Yaa, aku mau menjalaninya." Gui Gui
"Terima kasih, makanlah!" Aaron
"Ehmm... *mengangguk* Aaron ge, apa kau benar-benar menyukaiku?" Gui Gui
"Bukankah kemarin aku sudah mengatakannya?" Aaron
"Iyaa, tapi..." Gui Gui
"Apa kau kira aku melakukan ini semua karna terpaksa? Aku tidak pernah melakukan sesuatu yang tidak ingin aku lakukan. Aku mengatakan semua itu tulus dari dalam hatiku. Aku menyukaimu" Aaron
"Bagaimana mungkin?" Gui Gui
"Sejujurnya aku merasakan itu saat kau mengembalikan kalung itu" Aaron
"Haa? Jadi selama ini kau mengorbankan perasaanmu demi Prince?" Gui Gui
"Yaa, aku hanya ingin melihat ia bahagia." Aaron
Gui Gui terdiam mendengar perkataan Aaron yang memang sungguh sulit untuk dipercaya.
Setelah 1 tahun mereka pacaran...
"Kau dimana? Kenapa tidak mengangkat telponku?" Gui Gui meng-sms Aaron yang tidak ada kabarnya selama 4 hari.
"Maaf, aku sedang sibuk" Aaron membalas sms dari Gui Gui
"Apa yang ia sibukan? Apa benar-benar lebih penting dari aku?" Gui Gui bertanya-tanya
3 hari kemudian, genap sudah seminggu tidak ada kabar tentang Aaron.
Telpon Gui Gui pun berbunyi lagu "Ru Guo Mei You Ni"

rú guǒ méi yǒu nǐ méi yǒu guò qù
wǒ bú huì yǒu shāng xīn
dàn shì yǒu rú guǒ hái shì yào ài nǐ
rú guǒ méi yǒu nǐ wǒ zài nǎ lǐ
yòu yǒu shén me kě xī
fǎn zhèng yì qiè lái bù jí
wǒ men duǒ guò le zì jǐ

"Wei.." Gui Gui mengangkat telponnya
"Apa kau baik-baik saja? Sudah lama tidak mendengar suaramu. Aku sungguh merindukanmu" Aaron
"Kau kemana saja? Aku sangat merindukanmu. Aku sungguh mencemaskanmu" Gui Gui
"Seperti bias, jam 4 sore aku ingin bertemu denganmu di taman kupu-kupu. Kau harus dandan yang cantik,, aku akan mengirim gaun untukmu" Aaron
"Yaa, aku sudah tidak sabar ingin bertemu denganmu" Gui Gui
"Sampai jumpa nanti sore" Aaron menutup telponnya
(Insert Song:: Aaron Yan - Ru Guo Mei You Ni)
Masih di tempat dan waktu yang sama saat dimana mereka mulai menjalin hubungan.
Kali ini mereka mengenakan pakaian berwarna hitam.
"Aku sangat merindukanmu" Gui Gui langsung memeluk Aaron erat-erat
"Aku juga" Aaron dengan nada yang sedikit lemah
"Kenapa wajahmu pucat?" Gui Gui
"Aku tak apa-apa, hanya lelah saja dengan kesibukanku selama ini. Ayo duduk." Aaron
"Harusnya kau istirahat dulu saja" Gui Gui
"Aku sungguh sangat rindu padamu, aku tidak bisa menahan perasaan ini lagi." Aaron
Setelah makan, mereka duduk sambil melihat kupu-kupu indah yang beterbangan.
Gui Gui bersandar di pundak Aaron, mereka saling berpegangan tangan.
"Apa kau tau? baru seminggu tidak bertemu denganmu, aku merasa sangat tidak nyaman" Gui Gui
"Maaf aku sudah membuatmu cemas, aku tidak bermaksud melakukan itu"Aaron
"Yaa, aku tau.. Kau tidak mungkin meninggalkanku.. iya kan?" Gui Gui
"Aku hampir lupa mengatakan satu pesan lagi untukmu" Aaron
"Pesan apa?" Gui Gui
"Prince mengatakan dalam suratnya,  ia minta maaf padamu karna tidak bisa menjagamu dengan baik, ia juga ingin agar kita tidak menangisi kepergiannya" Aaron
"Bukankah sekarang ada kau yang menjagaku. Aku akan baik-baik saja. Aku ingin bertanya satu hal padamu" Gui Gui
Aaron mengambil surat dari kantong jasnya
"Apa yang mau kau tanyakan?" Aaron
"Kenapa tema hari ini serba hitam? Aku sangat benci warna hitam karna menurutku, hitam hanya akan membuat seseorang marah dan sedih" Gui Gui
"Maaf, aku tidak tau kau benci warna hitam, setelah membaca surat ini kau akan mengetahui jawabannya." Aaron
"Apa ini?" Gui Gui
"Tapi,, sebelumnya aku ingin mengatakan sesuatu padamu" Aaron
"Apa?" Gui Gui sambil membaca surat yang diberikan oleh Aaron
"Maaf aku tidak bisa menjagamu dengan baik, jangan tangisi kepergianku" genggaman Aaron langsung terlepas dari tangan Gui Gui
"Apa maksudmu?" Gui Gui menyadari genggaman Aaron terlepas dan badan Aaron pun dingin. "Aaronnn....." Gui Gui terus menangis.
Dia pun membaca surat dari Aaron, isi surat itu adalah balasan yang ditulis Aaron dari surat Prince.

Ge,, maaf atas semua kesalahan ku padamu selama aku hidup di dunia ini. Terima kasih kau telah menjagaku, aku berharap jika ada kesempatan di masa datang aku bisa menjadi adikmu lagi, aku berjanji akan menjadi adik yang baik untukmu. Sebenarnya aku menulis surat ini saat aku baru memulai semuanya dengan Gui Gui. Saat itu aku menyadari bahwa umurku memang tidak lama lagi. Tolong kau jaga dia untukku, buat dia bahagia. Kau harus sering mengajaknya ke taman kupu-kupu karna dia sangat menyukai tempat itu. Tolong sampaikan maafku padanya, selama ini aku tidak bisa membuatnya bahagia. Kalian tidak boleh menangisi kepergianku. Aku sayang kalian.

To:: Prince
Aku juga minta maaf padamu karna aku tidak bisa menjagamu dengan baik. Aku juga ingin menjadi kakakmu lagi di masa mendatang,, aku akan menjagamu dengan baik. Apakah kau tau?? Sebenarnya aku juga mengidap penyakit yang sama denganmu. Itu penyakit turunan dari ayah. Aku akan berusaha menjaga Gui Gui dengan baik karna sejak awal aku memang sudah mencintainya. Tempat itu akan menjadi kenangan kita bertiga. Aku akan berusaha membutnya bahagia disisa umurku. Entah sampai kapan aku bisa bertahan. Aku juga sangat menyayangimu.

To:: Gui Gui
Maafkan aku karna tidak pernah mengatakan padamu bahwa aku sedang sakit. Aku hanya tidak ingin membuatmu bertambah sedih. Kepergian Prince sudah membuatmu begitu terpukul, sejujurnya dulu aku hampir mengatakannya tapi aku bisa mengontrol semua emosiku. Kau ingat,, saat aku menyampaikan pesan Prince padamu?

Gui Gui mencoba mengingat-ingat apa yang dikatakan oleh Aaron saat itu.


"Kenapa kau membawaku kesini?" Gui Gui
"Ini adalah pesan dari adikku, dan di tempat ini pula, kau harus mau menjadi kekasihku" Aaron
"Apaa? Prince baru saja pergi dan kau mengatakan ini padaku? Bagaimana mungkin kau bisa...?" Gui Gui
"Ini adalah pesan dariny,, aku harus menjagamu. Hanya ini satu-satunya kesempatan agar aku bisa menjadi kakak yang baik untuknya. Aku tidak mau menunggu karna aku takut aku tidak bisa menunggu" Aaron

Gui Gui sudah tidak bisa menahan, air matanya mengalir deras. Ia pun melanjutkan membaca surat itu lagi.

Aku benar-benar minta maaf padamu, aku tidak bisa menjagamu dengan baik.. Aku sangat ingin hidup lebih lama lagi di dunia ini, aku masih ingin bersama denganmu tapi tak ada satupun orang yang bisa menolak kematian. Kita semua akan kembali padanya. Aku harap bisa bertemu denganmu lagi di kehidupan mendatang dan kita bisa hidup bahagia sampai tua. Aku mencintaimu

Seleseai membaca surat itu, Gui Gui hanya bisa menangis. Ia merasa sangat bodoh karna tidak menyadari bahwa orang-orang yang ia cintai ternyata menyembunyikan penyakit mereka darinya.
"Kenapa semua ini terjadi padaku? Apa salahku? Kenapa orang-orang yang aku cintai begitu cepat pergi meninggalkanku?" Gui Gui berteriak di taman itu.
Ternyata taman yang indah tidak menjamin kita bisa mempunyai kenangan yang indah pula. Setiap harinya Gui Gui selalu mengunjungi taman itu yang merupakan tempat kenangan mereka bertiga.... 
"Tempat yang indah, kenangan yang indah dan menyedihkan semua terjadi disini. Aku merindukan kalian. Semoga kita bisa bertemu kembali" Gui Gui sambil melihat ke arah kupu-kupu yang beterbangan.

############### THE END ################

NB:: Lyric dan translate lagu Ru Guo Mei You Ni disini

Friday, 1 June 2012

,
Curcol dikit ya,, cerita ini terinspirasi dari semangat Influter untuk mendatangkan Fahrenheit konser di Jakarta, Indonesia. Aku bener-bener teharu banget liat perjuangan Influter termasuk diriku sendiri, setelah itu aku membuat beberapa bait kalimat tentang Miracle (udah aku post sebelumnya). Nah, terus ada temen aku yang sesama Influter bilang,, Miracle itu dijadiin cerita aja. Dan inilah hasil dari ceritanya,, selamat membaca!!


Author:: TaraChun
Cast:: Wu Chun
          Jiro Wang
          Calvin Chen
          Aaron Yan
          Influter
Insert song:: Fahrenheit (Ai Dao, Liu Xia Lai, Shou Hu Xing)

Disclaimer:: Saya membuat cerita akan selalu berkaitan dengan Fahrenheit karna saya amat sangat mengagumi mereka. Buat yang baca harap komen kritik dan saran nya. Silahkan mengcopy tapi jangan mengakui itu karya kalian. Makasih.

Banyak pertanyaan terbesit di pikiranku,, "Apakah kalian akan datang? Kapan semua itu terjadi? Kenapa bukan kalian yang berada disini? Bagaimana jika tak pernah ada kesempatan?" Aku menangis karena memikirkan hal itu. Aku juga bertanya pada mereka tapi yang aku terima adalah jawaban yang sama "suatu saat nanti". Kadang aku berpikir "Mengapa aku bisa bertanya jika tidak ada kesempatan?" Yaahh,, pertanyaaan itu terlontar karena banyak kejadian yang  terjadi pada FAHRENHEIT dan itu membuat FAHRENCITI bersedih.
Semua itu berawal sejak keluarnya Wu Chun dari Fahrenheit dan beberapa gosip yang mengatakan bahwa Fahrenheit akan bubar setelah merilis album ke-5 nya. Tidak pernah terbayang jika hal itu terjadi, karna keinginan kami belum terpenuhi yaitu mendatangkan Fahrenheit ke Jakarta Hal yang sang sangat ditunggu-tunggu oleh Influter.
Kami selalu bersabar menunggu saat-saat itu tiba. Aku dan beberapa teman-teman memutuskan untuk mengumpukan seluruh Influter dan bersama-sama mencari promotor yang bisa mendatangkan Fahrenheit ke Indonesia. Akhirnya kami menemukan promotor yang mungkin bisa membantu kami Perjuangan ini sungguh tidak gampang, beberapa Influter yang ada di Jabodetabek mengadakan pertemuan untuk membahas rencana lebih lanjut.
"gimana langkah selanjutnya??" tanya Tara pada beberapa temannya
"ehmm,, kita promo aja dulu..." kata Dedew
"promo gmna maksudnya?" tanya Sesha
"gini,, misalnya kita promo lagu-lagu atau MV-MV Fahrenheit ke orang-orang biar mereka tertarik terus kita minta tanda tangan mereka... Cari orang sebanyak-banyaknya terus kalo udah terkumpul tuh tanda tangan kita kirim ke promotor and pihak HIM,, gimana??" Dedew
"Setuju bgt" Iin
"Berarti kita juga harus minta bantuin Influter lainnya" Nurr
"Yupz" Dedew
"Kalo gitu,, kita bagi tugas aja,, masing2 dari kita sms beberapa orang buat minta bantuan..." Rhenny
"hmm.. *ngangguk*" Tara
"tapi mau mulai nya gmna nih?? kalo tinggal sms doank sih gampang tapi kayak'a masih kurang deh..." Nurr
"kita mulai coba promo aja di sekitar sini,, sapa tau aja ada yang tertarik" Tara
Mereka pun mulai promosi dengan membawa-bawa poster Fahrenheit dan mereka juga berfoto-foto bersama.

"Capek juga ya" Iin
"Lumayan nih dpt tanda tangan" Sesha
"Kayaknya cukup dulu ya hari ini coz kalian keliatan udah capek banget" Rhenny
"Iya,, ada yang mau beli minum??" Nurr
"Mau...!!" Dedew n Tara serempak
"Oke deh,, tunggu ya" Nurr
"Hmm..." Dedew
"Liat deh *nunjuk2 ke suatu tempat*" Tara
"Apa??" Rhenny
"Owh,, aku tau lah... Ayoo" Dedew
"Wei,, kalian mau kemana??" Nurr
"Gak tau nih" Sesha
Tara and Dedew pun menarik beberapa teman lainnya.
"Sampai" Tara
"Ayo masuk" Dedew
Yang lainnya saling melihat dan tersenyum... "Okee" serempak mereka menjawab
Dalam sebuah ruangan..
"Kalian mau nyanyi lagu yang mana??" Dedew
"Yang itu tuh *nunjuk2 judul lagu di layar*" Rhenny
"Yang lain gmna?" Dedew
"Setuju"
"Okee deh" Dedew
"Ayoo mulai"





Ai dao ai dao
Ai dao nao hai li you yi wan ge ni
Kuai bao diao
Ni yi ge yan shen wo shen mo dou hao
Huo xu jiu shi hen hen ai dao
Zhe jiu shi dian dao

Ai dao ai dao
Mei ye shi mian lian shang que huan sha sha
Zai wei xiao
Shei jiao ni ke ai dao wu fa jiu yao
Rang wo zhe yang hen hen ai dao

Hei se de tong kong dai zhu shan liang
Kong qi zhong piao zhu ni wu di mi ren fa xiang
Mei yi ge xiao dong zuo dou xi yin wo

Jiu suan xi nao ye wu fa jiang ni wang diao

Wo xue hui shen mo jiao er hua bu shuo
Ni kai kou wo jiu mei ban fa
Zhe gan jue zhao bu dao shi he xing rong
Fei luo meng xiang wo jin gong
Jiu bei ni zhang kong
Oh Baby

Ai dao ai dao
Ai dao nao hai li you yi wan ge ni
Kuai bao diao
Ni yi ge yan shen wo shen mo dou hao
Huo xu jiu shi hen hen ai dao
Zhe jiu shi dian dao

Ai dao ai dao
Mei ye shi mian lian shang que huan sha sha
Zai wei xiao
Shei jiao ni ke ai dao wu fa jiu yao
Rang wo zhe yang hen hen ai dao
Jiu shi ai dao

Jiang ni feng shang niu kou kou zhu wo
Ai dao bu rang ni you ren he ji hui zheng tuo
Zai yi qi de shi jian jue bu cuo guo
Che zi hou zuo wo zhi hui wei ni bao liu

Jiu shi xiang yao ba ni zhan wei ji you
Bu yao ni chu xian zai bie ren yan zhong
Jin jin bao zhu ni na pa hui tong
She bu de zha yan
Pa shao kan ni yi miao zhong

Oh Baby

Ai dao ai dao
Ai dao nao hai li you yi wan ge ni
Kuai bao diao
Ni yi ge yan shen wo shen mo dou hao
Huo xu jiu shi hen hen ai dao
Zhe jiu shi dian dao

Ai dao ai dao
Mei ye shi mian lian shang que huan sha sha
Zai wei xiao
Shei jiao ni ke ai dao wu fa jiu yao
Rang wo zhe yang hen hen ai dao
Jiu shi ai dao








Ai dao ai dao
Ai dao nao hai li you yi wan ge ni
Kuai bao diao
Ni yi ge yan shen wo shen mo dou hao
Huo xu jiu shi hen hen ai dao
Zhe jiu shi dian dao

Ai dao ai dao
Mei ye shi mian lian shang que huan sha sha
Zai wei xiao
Shei jiao ni ke ai dao wu fa jiu yao
Rang wo zhe yang hen hen ai dao
Jiu shi ai dao


#####


Sementara di tempat lain ada 3 orang pria yang sedang bercakap-cakap...
"Udah lama banget ya kita gak kumpul2 lagi kayak gini..." Calvin
"Iya,, kangen banget,, beberapa bulan ini kita sibuk dengan kegiatan masing-masing jadi gak ada kesempatan kumpul" Jiro
"Seperti ada yang kurang" celetuk Aaron
"Ha??" Calvin dan Jiro kaget mendengar celetukan Aaron, mereka berdua menoleh ke arah Aaron
"Maaf,, aku tak bisa mengendalikan perasaanku,, aku sungguh merindukannya" Aaron
"Aku juga sama, sudah hampir setahun kita tidak bersama dengannya" Jiro
"Yaahhh,, kita butuh suatu keajaiban untuk mengubah pikirannya" Calvin
"Semoga keajaiban itu benar2 ada" Aaron
"Owya,, world tour concert kita selanjutnya kalian pengen dmna??" Calvin
"Aku mau ke Brunei... hiks..." Aaron sudah tdk kuat menahan air matanya
Jiro dan Calvin yang melihat Aaron juga tidak bisa berbuat apa-apa lagi,, mereka hanya memeluk  Aaron yang menangis
"Cup..cup..cup... jangan nangis lagi ya,, ntar aku beliin permen deh" Jiro
#pletaakkk *dijitak Calvin*
"aaww,, sakit tau" Jiro
"kamu juga sih,, orang lagi sedih pake digodain" Calvin
"yee,, aku kan cuman mau menghibur aja" Jiro
"Sudahlah Aaron,, aku mengerti perasaanmu sekarang. Semua kita serahkan ke pihak managemen saja" Calvin
"Ya,, begitu lebih baik" Jiro

#####
Balik ke tempat karaoke...
"Wahh,, gakk terasa kita sudah 2 jam disini" Nurr
"Laper nih" Tara
"Aku juga,, makan aja yuks" Iin
"Okee deh,, nyanyi beberapa lagu Fahrenheit bareng kalian bener2 seneng bgt coz biasanya kan nyanyi cuman sendiri" Rhenny
"Sama,, aku juga" Sesha
"Aku udah bayar,, ayo kita makan" Dedew
"Mau makan dimana??" Tara
"Cari food court aja dulu" Rhenny
"Itu food court di lantai 2" Sesha
Mereka semua makan sambil mengobrol dan tanpa terasa hari sudah sore...
"Udah sore nih,, aku mesti pulang" Tara
"Iya,, aku juga" Iin
"Ehmm,, tapi masih blm pengen berpisah nih..." Rhenny
"Kapan-kapan kita pasti ketemuan lagi koq" Dedew
"And ketemunya itu saat dimana keajaiban terjadi yaitu Fahrenheit konser di Jakarta" Tara
"AMINNN" mereka semua kompak menjawab

#####
Beberapa bulan kemudian,, ada satu kabar yang sangat menggemparkan,, pihak promotor ternyata memberikan jawaban kepada kami bahwa...
"Semuanya,, ada kabar gembira" Dedew menulis di salah satu grup Facebook
"Kabar apa?? koq kayak'a heboh bgt" Asfihani
"Indonesia masuk daftar world tour concert Fahrenheit" Dedew
"Serius?? tau dari mana??" Nisa
"Iya,, pihak promotor barusan nulis di dinding fp nya Daftar Penyanyi Luar yang akan Concert di Indonesia" Dedew
"Bener tuh kata Dedew,, barusan aku liat di fp nya" Tara
"Wahh,, asyik bgt donk,, ternyata usaha kita selama ini gak sia-sia" Fatur
"He'em,, gkk nyangka bgt" Dedew
"Chun ge ikut gkk ya??" Ariek
"Iya nih?? Kan gkk seru klo cuman ber3" Rhenny
"Moga aja ada Chun ge juga disitu" Shie
"Kapan ya kira2??" Tara
"Kita tunggu aja kabar selanjutnya" Dedew
"Sipp,, klo ada kabar jgn lupa kabarin ya..." Tara
Mereka semua selalu menunggu kabar baik yang menurut mereka pasti akan segera datang.
"Kabar terbaru,, jadwal konser Fahrenheit di Indonesia tanggal 10 Oktober 2012" Intan
"Pas ultah Chun ge donk??" Tara
"Iyaaa,, moga Chun ge jga dateng ya di konser ini coz pas bgt kan sama hari ultahnya" Dedew
"AMIN... siap2 kerja and ngumpulin duit nih" Tara
"Udah ada kabar ya?? Siap dehh,, hari itu juga aku akan balik ke Indonesia" Layli

#####
Sehari sebelum konser,, Fahrenheit sudah tiba di Indonesia, para Influter sudah bersiap di bandara untuk menjemput idolanya. Mereka meneriakkan nama FAHRENHEIT beserta para membernya tapi saat penjemputan,, tak ada satupun orang yang menyebut nama WU CHUN karena mereka semua melihat tidak ada Wu Chun bersama rombongan itu. Mereka tidak ingin membuat para member FAHRENHEIT lainnya sedih tapi walau bagaimanapun juga berusaha menyembunyikan perasaan itu tetap saja ketahuan oleh mereka.
"Jangan khawatir,, kami akan baik-baik saja" kata Calvin yg membuat Influter terharu
"Terima kasih atas sambutan kalian,, kami aka menampilkan yang terbaik" Jiro melanjutkan
Aaron hanya bisa tersenyum karna tidak bisa menahan itu semua,, dia sudah tidak bisa mengeluarkan kata-kata lagi dan air mata nya pun menetes...
"Aaron..." teriak Pudding histeris yg melihat idolanya meneteskan air mata
Mereka bertiga pun naik ke mobil jemputan dan dibawa ke hotel untuk istirahat.
"Gimana tuh anak?" tanya Jiro pada Calvin
"Aku gak tau,, setelah dari bandara tadi,, dia langsung masuk kamar dan belum keluar" Calvin
"Waktunya makan malam,, Aaron mana??" tanya manager
"Dia belum keluar kamar sejak tadi" Jiro
"Biar aku bujuk dia keluar" Calvin
Belum sampai ke kamar Aaron,, Calvin melihat Aaron berjalan ke arahnya dengan mata yang bengkak.
"Wo mei shi" Aaron langsung mengatakan itu pada Calvin karna ia tau apa yg akan ditanyakan temannya
"Hao,, ayo kita makan" Calvin
"Ehmmm" Aaron hanya mengangguk
"Hei Aaron,, ayo sini makan,, tadi bagianmu hampir saja dimakan Jiro" manager
"Aku blm memakannya koq, bagianmu masih ada..." Jiro
"Setelah makan,, kalian istirahatlah jangan memikirkan hal yang tidak mungkin terjadi,, bersiaplah untuk konser besok" Manager
"Ya,, kami tidak akan mengecewakan mereka,, benarkan teman-teman??" Calvin
Jiro dan Aaron hanya diam saja mendengar perkataan manager tadi membuat mereka tidak nafsu makan.
"Aku ke kamar dulu" Aaron
"Aku juga" Jiro
"Wei,, makanan kalian belum habis.." Calvin
Dalam kamar masing-masing,, mereka memikirkan bagaimana konser besok? Mereka tidak ingin mengecewakan penggemar mereka di Indonesia. Karena kelelahan mereka akhirnya tertidur. Keesokan harinya,, ketika tiba di tempat konser,, mereka melihat penggemarnya membawa Running Text yang sangat besar,, bertuliskan "INFLUTER AKAN SELALU MENDUKUNG KALIAN. FEILUNHAI GO GO GO.."
"Woww,, xie xie ni men" Jiro
Mereka melambai-lambaikan tangan dari dalam mobil.
Dalam ruang rias mereka melihat seseorang yang sedang duduk dan di rias,, mereka merasa seperti mengenal orang itu...
"Chun??" Aaron
Orang itu menoleh
"Kenapa kalian baru datang??" Wu Chun
"Benarkah apa yang aku lihat? wei,, Calvin cepat cubit aku" Jiro
Calvin juga hanya bengong melihat seseorang yg sedang berada di hadapannya.
"Wei,, kalian kenapa?" Wu Chun bingung melihat teman-temannya
"Chun ge.... hiks..hiks.." Aaron langsun menangis dan memeluk Chun
"Wei,, jangan menangis,, aku sudah di rias,, nanti bajuku kotor" Wu Chun
Member lainnya pun berlari dan langsung memeluk Wu Chun
"Sudahlah,, kalian jangan cengeng.. cepat berias,, mereka sudah menunggu kita" Wu Chun
"hmmm..." mereka bertiga mengangguk
Para penonton sudah menunggu idolanyya muncul...
Dan musik pun dimulai...
"Liu Xia Lai" Fahrenheit
AARON
Shei da ying ni ke yi bu zai li wo
Shei tong yi ni zhe li jiu shi jin tou
Ni rang wo zuo de meng xiang ti qian jiao xing wo
Ni zhe hui shi ting jian mei you

JIRO
Wo cheng ren zhe bu shi zui hao de wo
Wo jue ding hui lu ye gei ni geng zuo
Wo xin ku de zhu shou tai duo fen cha lu kou
Ke yi mi lu bu zai tui suo

Wu Chun pun naik ke atas panggung dan mereka semua nyanyi bersama.
Influter hanya bisa menangis melihat 4 musim yang lengkap berada dalam satu panggung

.
FAHRENHEIT
Liu xia lai liu xia lai ji shi mei ai wan de ai
Wo hui shi xian ni zui qi dai de qi dai
Liu xia lai liu xia lai zai wo xin li zhu xia lai
Xiang dou bie xiang wo hui rang ni li kai

CALVIN
Ni dai lai zui mei de ling hun zao dong
Ni rang wo xiang xin wo yu zhong bu tong
Suo yi wo shu yu ni jiu xiang ni shu yu wo
Mei you le ni wo ai shen me

FAHRENHEIT
Liu xia lai liu xia lai ji shi mei ai wan de ai
Wo hui shi xian ni zui qi dai de qi dai
Liu xia lai liu xia lai zai wo xin li zhu xia lai
Xiang dou bie xiang wo hui rang ni li kai

FAHRENHEIT
Liu xia lai liu xia lai ji shi mei ai wan de ai
Wo hui shi xian ni zui qi dai de qi dai
Liu xia lai liu xia lai zai wo xin li zhu xia lai
Xiang dou bie xiang wo hui rang ni li kai

"Terima kasih semua,, aku sungguh sangat senang bisa datang ke konser hari ini" Wu Chun
"Zhu ni sheng ri kuai le.. Zhu ni sheng ri kuai le... Zhu ni sheng ri kuai le Wu Chun.. Zhu ni sheng ri kuai le" mereka semua menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Wu Chun yg diikuti oleh Influter..


"Ternyata konser hari ini memang sudah kalian rencanakan ya? dan kalian sengaja mengundangku kesini" Wu Chun
"Ayo Chun ge,, tiup lilinnya" Aaron
"Baiklah" Wu Chun
"Apakah kalian senang?" Jiro
"aaaaaaaaaaaaa" teriak Influter
"Kita lanjutkan saja ya" Wu Chun
"Shou Hu Xing" Fahrenheit
Sheng ming li mei yi pian feng jing
Shei shi zui yuan na ke xing xing dan ye zui kao jin

Ceng jing yi wei wo zi ji zhi you wo zi ji
Hui dou cai fa xian ni bing pai de jiao yin

Gan xie ni zai wo shen bian shu yu wo
Wo ye xiang huan ni yi yang de gan dong

Shou zai ni de zuo you zui dan chun de nian tou
Wo hao xiang cong ni yan zhong zhao dao wo
Neng han wei de wen rou

Duo jin wo de yu zhou zui an quan de xing qiu
Dang suo you liu xing yuan li le tian kong
Cheng wei ni de zui zhong cheng xing zuo

Jian qiang ai ku bu cong ming shan liang you ren xing
Ni you tai duo qi guai ge xing rang wo hen zhao mi

Ni de wei xiao tai shen qi can lan dao bu xing
Lian yan jing yao xia yu dou bei ni fang qing

Gan xie ni zai wo shen bian shu yu wo
Wo ye xiang huan ni yi yang de gan dong

Shou zai ni de zuo you zui dan chun de nian tou
Wo hao xiang cong ni yan zhong zhao dao wo
Neng han wei de wen rou

Duo jin wo de yu zhou zui an quan de xing qiu
Dang suo you liu xing yuan li le tian kong
Cheng wei ni de zui zhong cheng xing zuo

Zai hei dong li bu ting shi qu
Zai ji mo de guang yin lu xing
Zai ji mo de guang yin lu xing
Jiu zai yin he li bu ting xun mi
Oh come on lets right
Shei ke yi yi nian si ji yong bu xiu xi
Shou hu wo de xin jiu shi ni

Xiang zuo ni de zhen tou shou hu zhao ni mei meng
Xiang rang ni yi kao zai wo de xiong kou
Hen fang xin di meng you

Xiang zuo ni de yi hou shou hu zhe ni sheng huo
Mei tian you xin de gan shou yao tan suo
Shi jian hen duo rang wo men xiao mo


"Xie-xie dajia" Fahrenheit
"Wo men ai FeiLunHai" teriakan Influter
"FeiLunHai.. Go Go Go.. Yeahh" Fahrenheit
"aaaaa" teriakan Influter semakin keras meliat idolanya kompak
"Chun ge,, kembalilah" Aaron
"Hmmm,, aku sungguh tidak bisa..." Wu Chun
"Wu Chun" teriak Influter
"Tunngu aku menyelesaikan omonganku dulu.. maksudku adalah,, aku sungguh tidak bisa menolak kalau aku memang ingin kembali bersama kalian" Wu Chun
"Zhen de ma?? Aku gak salah denger kan" Aaron langsung memeluk Wu Chun
Semua personil Fahrenheit berpelukan di atas panggung, hal yang sangat mengharukan membuat seluruh Influter pun menangis melihat mereka semua kembali dan itu terjadi di INDONESIA....
"Terima kasih Indonesia, Terima kasih Influter atas semangat kalian, aku akhirnya kembali bersama sahabat-sahabatku" Wu Chun mengatakan dengan bahasa Melayu nya yg sangat fasih.
"Terima kasih" 3 member fahrenheit lainnya juga mengatakan dlm bahasa Indonesia
"aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa" Influter
"Wo men ai Indonesia... Xie xie" Fahrenheit
"Kita lanjutkan lagi ya,, lets play" Jiro
Mereka melanjutkan konser dengan menyanyikan beberapa lagu dari 4 album mereka.
Konser pun selesai, semua berjalan dengan lancar dan jangan lupa,, ada satu kebahagiaan yg benar-benar tidak bisa dilupakan,, yaaa,, itulah "Kembalinya Wu Chun bersama Fahrenheit dan lengkaplah 4 musim yg sempat menghilang...


>>>THE END<<<

NB:: Semoga cerita ku ini benar-benar bisa terjadi dan harapan kita semua terwujud. So,, tolong kalian jangan menyerah untuk terus mendukung FAHRENHEIT apapun yang terjadi, jangan meninggalkan mereka disaat seperti ini. Mereka butuh dukungan dari kita. Thanks udah baca ceritaku.........

Powered by Blogger.